Popular Post

About me

By : Baehaqi




Im just only new blogger who create something new that people can read and useful to the others. i like traveling, bodyfit & taking some picture. 


Love myself I do. Not everything, but I love the good as well as the bad. I love that I have learned to trust people. I am proud of everything that I am and will become. 

I am determined to be cheerful and happy in whatever situation I may find myself. For I have learned that the greater part of our misery or unhappiness is determined not by our circumstance but by our disposition. 

I try to keep it real and being my self. I don't have time to worry about future, enjoy every moments and take it flows. 
Tag : ,

Tutorial Menyolder dan Desoldering

By : Baehaqi


Video Tutorial ini merupakan gabungan dari beberapa sumber yang telah dipilih dan dikemas menjadi suatu video yang mudah-mudahan dapat lebih mudah untuk dimengerti.

Untuk selengkapnya Anda dapat melihat pada video dibawah...


Pada video ini akan menjelaskan tentang cara menyolder dan juga cara menghilangkan hasil bekas solder (Desoldering)


Tutorial bagian 1 :
Pada Tutorial ini terdapat lima langkah sederhana didalam menyolder, yaitu :
1. Memanaskan solder
2. Set tempat untuk menyolder yang nyaman dan stabil untuk menyolder
3. Bersihkan mata solder sebelum digunakan
4. Proses menyolder 
5. Mengecek hasil solder

Tutorial Bagian 2 :
Cara Desoldering atau membuang serta membersihkan timah hasil solder.

Desoldering ini berguna untuk tindakan perbaikan, penyelamatan 
suatu rangkaian atau mengganti komponen.

Terdapat materi lainnya seperti pengenalan komponen elekronika dasar yang juga dikemas didalam aplikasi android yang dapat anda unduh atau download secara gratis

Silahkah klik download disini >> 

https://play.google.com/store/apps/details?id=appinventor.ai_baehaqi_alanawa.Elektronika_Dasar&hl=en





Sejarah Singkat Android

By : Baehaqi
Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis linux yang mencakup sistem operasi, middlewar dan aplikasi. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka. Awalnya Google Inc. Membeli Android yang merupakan pendatang baru yang membuat piranti lunak untuk ponsel atau smartphone[1]. Tidak hanya menjadi sistem operasi di smartphone,  saat ini Android menjadi pesaing utama dari Apple pada sistem tablet PC. Pesatnya pertumbuhan Android karena Android itu sendiri adalah platform yang sangat lengkap, baik itu sistem operasinya, Aplikasi, dan Tool pengembangan, Market aplikasi Android serta dukungan yang sangat tinggi dari komunitas Open Source didunia, sehingga Android terus berkembang pesat, baik dari segi teknologi maupun dari segi jumlah device yang ada di dunia..


Daftar Versi Android
Versi Android diawali dengan dirilisnya Android beta pada bulan November 2007. Versi komersial pertama, Android 1.0, dirilis pada September 2008. Android dikembangkan secara berkelanjutan oleh Google dan Open Handset Alliance (OHA), yang telah merilis sejumlah pembaruan sistem operasi ini sejak dirilisnya versi awal.



Gambar Daftar Versi Android
Sejak April 2009, versi Android dikembangkan dengan nama kode yang dinamai        berdasarkan makanan pencuci mulut dan penganan manis. [1]
Pada tanggal 3 September 2013, Google mengumumkan bahwa sekitar 1 miliar perangkat seluler aktif di seluruh dunia menggunakan OS Android Pembaruan utama terbaru versi Android adalah Jelly Bean 4.3, yang dirilis untuk perangkat komersial pada tanggal 24 Juli 2013 melalui pembaruan OTA.[2] Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo (2.2–2.2.3), Gingerbread (2.3–2.3.7), Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4), Jelly Bean (4.1–4.3) dan seiring berkembang dengan pesatnya system operasi Android hingga saat ini di akhir tahun 2013 sistem operasi Android mengeluarkan versi keluaran terbaru yaitu diberi dengan nama KitKat (4.4+).  Versi Android diawali dengan dirilisnya Android beta pada bulan November 2007. Versi komersial pertama, Android 1.0, dirilis pada September 2008. Android dikembangkan secara berkelanjutan oleh Google dan Open Handset Alliance (OHA), yang telah merilis sejumlahpembaruan sistem operasi ini sejak dirilisnya versi awal.
Sejak April 2009, versi Android dikembangkan dengan nama kode yang dinamai berdasarkan makanan pencuci mulut dan penganan manis. Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo (2.2–2.2.3), Gingerbread (2.3–2.3.7), Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4), Jelly Bean (4.1–4.3), KitKat (4.4+), Lollipop (5.0+), Marshmallow (6.0)Pada tanggal 3 September 2013, Google mengumumkan bahwa sekitar 1 miliar perangkat seluler aktif di seluruh dunia menggunakan OS Android.[1]
Android pun di gosipkan akan Membuat pembaruan untuk versi 7.0 Dengan nama Nuttela.
  

                                          Gambar  Masing-masing Versi Android

 The Dalvik Virtual Machine (DVM)
Salah satu elemen kunci dari Andoid adalah Dalvik Virtual Machine (DVM). Android berjalan didalam Dalvik Virtual Machine (DVM) bukan di Java Virtual Machine (JVM)[3].  Ini dikarenakan agar dapat dikostumisasi dan dirancang untuk memastikan bahwa beberapa fitur-fitur yang ada pada Android dapat bejalan lebih efisien pada perangkat mobile. Dalvik Virtual Machine (DVM) mengeksekusi executable file, sebuah format yang dioptimalkan untuk memastikan memory yang digunakan sangat kecil. Pada executable file ini dibuat dengan mengubah kelas bahasa java dan dikompilasi menggunakan tools yang disediakan dalam SDK Android.


                               
Gambar  Java dan Android Dari Perspektif Aplikasi
            Perlu digaris bawahi pula bahwa Dalvik VM mempunyai perbedaan yang signifikan dengan Java VM standard, terutama dalam hal pustaka dan format byte-code. Layanan-layanan yang disediakan oleh sistem kemudian dikemas sebagai Java API (Application Programming Interface) yang intuitif dan ditempatkan pada lapis kerangka kerja aplikasi (appllication framework). Framework aplikasi meliputi layanan-layanan untuk panggilan (telepon), web, WIFI, Bluetooth, media, kamera, SMS, layanan lokasi dan lain-lain.[4]
2.2.4 Fitur Android
Beberapa fitur-fitur Android yang penting adalah : [5]
·         Framework Aplikasi yang mendukung penggantian komponen dan reusable.
·         Mesin Virtual Dalvik dioptimalkan untuk perangkat mobile.
·         Integrated browser berdasarkan engine open source WebKit.
·         Grafis yang di optimalkan dan di dukung oleh library grafis 2D, grafis 3D, berdasarkan spesifikasi Open GL ES 1,0 (Opsional Akslerasi Hardware).
·         SQLite untuk penyimpan data.
·         Media Support yang mendukung audio, video dan gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF). GSM Telephony (tergantung hardware).
·         Bluetooth, EDGE, 3G, dan Wifi (tergantung hardware)
·         Kamera, GPS, kompas dan accelerometer (tergantunghardware)
Lingkungan Development yang lengkap dan kaya termasuk perangkat emulator, tools, untuk debugging, profil dan kinerja memory dan plugin untuk IDE Eclipse.


[1] Dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android, tanggal 25-10-2014 pukul 11.20

[2] Dikutip dari http://phandroid.com/2013/09/03/android-device-activations-1-billion/. tanggal 4-11-2014 pukul 06.20 WIB
[3] Ibid, h4
[4] Mulyana, Eung. App Inventor: Ciptakan Sendiri Aplikasi ANDROIDmu. (Bandung:Andi,2013), h.4.
[5] Safaat N, Nazaruddin. Android Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. (Bandung, 2012), h.5.
[1] Safaat N, Nazaruddin. Android Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. (Bandung, 2012), h.1.
Tag : ,

Aplikasi Android Elektronika Dasar

By : Baehaqi

Aplikasi Elektronika Dasar

Aplikasi Pengenalan Komponen Dasar Elektronika merupakan aplikasi yang berisi tentang pengenalan komponen dasar elektronika yang berasal dari sumber materi-materi pilihan diharapkan dapat membantu didalam proses pembelajaran.
Berisi tentang pengenalan komponen dasar elektronika yang berasal dari sumber materi-materi pilihan seperti :
1. Materi Utama : Pengenalan Resistor, Kapasitor, Induktor, Relay, Trafo, Transistor, Dioda dan IC (Integrated Circuit)
2. Simbol-simbol Dasar Elektronika
3. Simulasi Rumus : Hukum Ohm & Transformasi Star~Delta. serta materi akan diperbarui seperti Resistor Calculator dan Kapasitor Calculator
4. Peralatan Ukur : Pengenalan dasar Multimeter dan Osiloskop
5. Peralatan Tangan
6. Kamus Elektronika
7. Video Simulasi : Tutorial cara menyolder dan desoldering
8. Latihan Soal
Aplikasi ini akan selalu diperbarui isi dari konten materi, Anda dapat mengirimkan saran dan kritik yang terdapat pada fitur aplikasi demi kemajuan dan kelengkapan isi materi yang disajikan.
Untuk fitur pembaruan berikutnya akan membahas tentang rangkaian dasar elektronika, penederhanaan rangkaian seri-paralel dan sebagainya
 
 


 


 


Anda dapat mendownloadnya atau unduh secara gratis di google play store dengan nama aplikasi
"Elektronika Dasar"
Dengan nama developer Aplikasi : Baehaqi Alanawa
File Size : 46 Mb (versi 1.0)

atau kunjungi link dibawah ini via website google playstore

- Copyright © [Haqi Baehaqi] - Baehaqi - Powered by Blogger - Designed by Baehaqi Alanawa -