Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Artikel Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kejujuran Dan Kejujuan

By : Baehaqi
Kejujuran hanya menyakitkan bagi dia yang telah mengabaikannya.

Dalam perkumpulan-perkumpulan yang tulus dan ikhlas, Anda bisa merasakan keharuan atau kegelisahan - sesuai dengan tingkat pengabaian Anda terhadap kejujuran.


Bila Anda telah membiasakan diri dengan jalan-jalan yang tulus dan ikhlas, Anda akan berbahagia menemukan diri Anda berada dalam pergaulan yang jujur.
Tetapi bagi dia yang telah mengabaikan kejujuran - ada perasaan terbuang dan terendahkan yang menggeliat di dadanya.
Bila kebaikan masih kuat di hatinya, dia akan mendekat dan memandikan dirinya dengan air sejuk ketulusan dan keikhlasan yang sebetulnya telah lama dirindukannya.

Tetapi bila hatinya telah kaku dengan kerak penistaan atas kebutuhannya untuk menjadi pribadi yang mulia, dia akan menyingkir dengan upaya keras untuk melupakan kebaikan yang telah membuatnya gelisah.










Kejujuran adalah citra terbaik. 

Mulai hari ini, perhatikanlah bahwa yang sebetulnya kita hormati adalah orang jujur yang pandai, bukan orang pandai yang jujur. Karena, hormat kita akan hilang bila terbukti seorang yang pandai itu - tidak jujur. Tetapi, kekurangan apa pun pada pribadiyang jujur - tidak akan menghapus hormat kita kepadanya, apalagi bila dia memiliki kelebihan yang penting bagi kebaikan orang lain. Yang menghormati orang kaya yang tidak jujur - selalu adalah orang yang mengharapkan pembagian dari harta yang tidak jujur itu. Tetapi, orang miskin yang jujur, bahkan juga - yang kaya dan jujur - selalu menerima aliran doa dari hati yang tak terhitung jumlahnya.



Setiap hari, kita dihadapkan pada pilihan untuk mengutamakan kemampuan yang terhormat atau kekayaan yang cacat.Untuk yang muda dan untuk anak-anak kita, pastikanlah bahwa Anda mempengaruhkan pemilihan jalan-jalan kemampuan yang terhormat, karena di sanalah tersedia kekayaan-kekayaan yang utuh.
Mudah sekali bagi sebagian dari kita untuk mengutamakan kekayaan yang catat, karena mereka tidak sabar.
Bila ada harta yang bisa dicapai dengan ketidak-jujuran, itu berarti bahwa sebenarnya ada harta yang juga bisa dicapai dengan kebaikan, bila saja kita mau bersabar.
Maka, bersabarlah. Karena mungkin, lambatnya kedatangan harta yang baik itu - adalah sebenarnya pemisah antara kita yang baik dan mereka yang mencacatkan dirinya sendiri.
Hati yang jernih bisa mengerti bahwa kemampuan yang terhormat adalah sumber dari kekayaan yang mengharukan.










Perasaan damai bersama diri sendiri datang dari kejujuran kepada diri sendiri.


 Tidak sedikit orang yang hidup dalam pengingkaran terhadap kerinduan asli hati mereka - mengenai keleluasaan dan kebesaran hidup yang sebetulnya mereka inginkan.
Lalu, dalam upaya untuk menenangkan diri, mereka bernegosiasi dengan hati mereka sendiri - dengan harapan bahwa mereka bisa membuat hati mereka sendiri lupa mengenai hak atas keberhasilan mereka.
Anehnya, bila orang lain berupaya dengan tulus menyatakan bahwa keberhasilan mereka adalah berkat ijin dari Yang Maha Mengabulkan; mereka yang tidak jujur kepada diri sendiri itu – justru sibuk mencari penjelasan mengapa kelemahan mereka, kelambatan mereka, dan bahkan kegagalan mereka adalah hal-hal yang dipaksakan atas mereka oleh - entah apa - yang berada di luar diri mereka.





Hormat kepada diri sendiri adalah pembentuk keberanian pribadi yang sebenarnya. 


Orang yang tidak jujur – ternyata - juga tidak menghormati orang yang tidak jujur.
Itu sebabnya, berhati-hatilah dalam berbicara dengan diriAnda sendiri - karena ia mungkin bisa salah mengerti.
Hati yang merasa terperdaya akan menjadi suara pertama yang meragukan kesungguhan kesungguhan Anda.
Dan bahkan saat Anda berupaya memberanikan diri, hati Anda bisa berlari tanpa malu berlindung di balik pemaafan diri, dan membiarkan badan Anda kosong dan bergaung dalam menghadapi kesulitan.
Tidak ada orang yang bisa disebut berani bila hatinya menolak berdiri bersamanya.





Hati yang jujur menghasilkan tindakan-tindakan yang jujur.


 Hati Anda tidak mungkin mengharapkan selain kekayaan yang dalam keutuhannya tercerminkan senyum dari Yang Maha Kuasa. Karena, mengharapkan keuntungan yang tidak jujur, adalah awal dari kerugian.~Mario teguh


Dan kejujuran pun lebih berkilau dan lebih berharga di bandingkan berlian...


source

5 Pembunuh Motivasi

By : Baehaqi

 Mau tahu kebiasaan apa saja yang dapat membunuh motivasi bahkan disaat motivasi Anda sedang on fire?, jika sudah datang ke lima pembunuh ini motivasi Anda akan jatuh. Jadi Hati-hatilah dengan 5 pembunuh ini, karena tanpa sadar ia akan mematikan motivasi dalam diri kita dan ”Ketika motivasi dalam diri Anda hilang lenyap, maka sebenarnya Anda sudah mati walaupun hidup ”

1. Mudah puas.
Menginginkan hidup yang hanya "lebih baik" adalah suatu permulaan yang baik, tetapi jika hanya berakhir disitu saja, maka motivasi tidaklah dibutuhkan. Anda harus mempunyai hasil yang jelas yang ingin Anda capai supaya terus bergerak maju, yaitu sebuah target yang sangat spesifik dan jelas yang "hidup" dalam pikiran Anda, sebuah tujuan/mimpi yang dapat Anda lihat, sentuh, dan rasakan. Ingatlah, bahwa pencapaian Anda hari ini harus membawa Anda kepada pencapaian selanjutnya.

2. Mudah kompromi.
Bergerak dari tempat Anda berada menuju ke tempat yang Anda inginkan membutuhkan keberanian dalam menghadapi perubahan, resiko, dan rasa tidak nyaman. Ketika hal-hal demikian muncul ketika kebanyakan orang dalam perjalanan untuk mencapai tujuan hidupnya, kebanyakan orang akan mulai membuat alasan-alasan untuk menghindari tantangan-tantangan yang mungkin timbul. Ketika alasan untuk mundur masuk dalam kepala Anda, motivasi untuk tetap bergerak maju akan hilang. Untuk menghindari jebakan ini, perhatikan alasan-alasan menghambat apa yang sering muncul dan paksa diri Anda untuk membuktikan bahwa alasan-alasan Anda tersebut salah!.

3. Mudah jatuh.
Hal ini adalah tantangan yang paling sering terjadi dan sangat penting untuk diperhatikan. Sebuah batu kecil sekalipun cukup untuk membuat seseorang yang sedang mengendarai sepeda berubah arah, dan mungkin sampai terjatuh. Demikian juga kehidupan Anda. Anda harus mampu melatih dan membiasakan pikiran Anda bukan hanya tahu, tapi juga percaya bahwa setiap ‘batu’ yang ada disepanjang jalan Anda adalah sebuah pengalaman belajar yang menarik, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk sukses dan mencapai tujuan Anda.

4. Mudah lupa.
Seharusnya seseorang melakukan sesuatu karena sebuah alasan. Menurut saya, “Janganlah pernah melakukan sesuatu jika Anda tidak tahu mengapa Anda mau/harus melakukannya”. Seringkali kita tidak mengetahui alasan yang dimiliki oleh orang lain dan alasan tersebut tidaklah harus masuk akal bagi Anda dan saya, tetapi yang sangat penting adalah apapun yang Anda lakukan haruslah dilakukan karena sebuah alasan. Ketika Anda tidak mempunyai cukup alasan untuk melakukan sesuatu, maka Anda juga tidak akan memiliki cukup motivasi. Jangan pernah lupa alasan mengapa Anda harus mencapai tujuan Anda. Renungkan alasan tersebut terus-menerus!.


 
5. Mudah menyerah.
Hidup adalah seperti berada dalam medan perang, apabila Anda tidak mau berjuang untuk mendapatkan kehidupan yang Anda inginkan, maka Anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Didalam peperangan tidak boleh ada kata mundur/menyerah, yang ada hanyalah seraaang!. Berjuanglah untuk hidup Anda atau bahkan untuk orang-orang yang Anda kasihi. Tahukah Anda, keberhasilan Anda akan menjadi berkat bagi orang lain. Menyerah artinya membiarkan motivasi dalam diri anda untuk tidak melakukan apapun.~kembara bumi

Hukum Pygmalion (Hukum Berpikir Positif)

By : Baehaqi


Sebenarnya bukan hal baru mengenai hukum ini, ternyata cukup bagus buat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Intinya adalah pikiran positif untuk memandang segala sesuatu kejadian dari sudut pandang yang baik. Minimal dapat meredam parasangka buruk untuk menata hati dan jiwa ini menjadi lebih bersih. Apalgi menjelang Ramadhan ini sudah tentu pikiran jiwa dan hati kita harus dijaga dari hal-hal yang dapat merusak ibadah kita dan buat yang sudah tahu, sekedar mengingatkan saja.

Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.

• Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel, tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."

• Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".

* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal
baik dibalik perbuatan buruk orang lain.

Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah,sebagus bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu."

Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion,yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.

Misalnya,
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.

* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.

* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan. 


Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.
Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.

Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.

* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur,akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.

* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.








 
Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.

Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia. Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."
 

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.

* Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam.Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.

Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.

Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.~kembara bumi.





MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only............how nice!!!!

Berhentilah Berdalih

By : Baehaqi


Suatu pagi di sebuah kantor seorang karyawan terlambat masuk kerja, setengan berlari dan tanpa basa basi langsung menuju ruang absen. Waktu sudah menunjukan 08:17 , sedangkan masuk kerja adalah pukul 8:00, yang berarti terlambat 17 menit. Setelah itu si karyawan tersebut langsung bekerja, saat sedang duduk di mejanya kerjanya, tiba-tiba pimpinannya datang menayakan kenapa terlambat? Dengan agak tergagap karyawan tersebut menjawab,kalau dia terjebak macet sehingga membuatnya terlambat.

Barangkali itulah sedikit gambaran betapa kita sebenarnya sering membuat alasan atau mencari-cari alasan agar kita bisa berkelit dari kesalahan atau kegagalan. Jika terlambat sekali-sekali mungkin wajar dan bisa masuk akal, tetapi jika keterlambatan selalu ada dalam setiap minggunya, barangkali memang ada yang tidak beres dengan jadwal keberangkatan kerjanya, mungkin akan ada saja alasan untuk berdalih misalkan ban kendaraan bocor, atau mobilnya mogok dan lain sebaginya. Kalaupun tidak terlambat, setiap hari pun masuk kerja mepet-mepet waktunya kurang beberapa menit bahkan detik.

Kebiasaan berdalih atau membuat alasan tanpa sadar sering kita lakukan bukan hanya di bidang kerja saja, tapi mencakup semua aspek kehidupan. Bila dihadapkan pada suatu masalah pikiran kita akan langsung berpikir untuk membuat alasan. Saat kita terlambat masuk kerja atau sekolah sebenarnya sejak di perjalanan pun pikiran kita berpikir untuk membuat alasan yang tepat, karena tahu bakal terlambat. Seorang yang merasa belum punya pekerjaan akan berdalih sulitnya mendapat pekerjaan karena ijazahnya hanya SMA, padahal banyak juga yang yang lulusan sarjana tapi tetap saja sulit mendapatkan pekerjaan.

Seorang karyawan bekerja asal-asalan karena berdalih gajinya kecil jadi buat apa capek-capek kerja, toh gaji yang diterima kita segini-segini juga jadi kerja juga ya apa adanya aja. Mulailah dirinya membuat statement seandainya gaji saya naik atau mendapatkan gaji sesuai dengan yang diharapkan mungkin saya akan bekerja sungguh-sungguh. Tetapi setelah gajinya naik manusia selalu akan merasa kurang dan kembali pada pola lamanya.

Seseorang yang belum punya pasangan berdalih bahwa dia tidak punya pacar karena wajahnya pas-pasan, ataupun tidak memiliki cukup materi shingga kurang percaya diri terhadap wanita. Ah… saya cuma orang miskin, mana ada perempuan yang mau atau pantas saja dia dapat pasangan cantik / ganteng karena anak orang kaya sih…
Pantas saja dia maju usahanya punya banyak modal sih…dan berbagai dalih yang terus di buat untuk mneghindari ketidakmampuannya. Bahkan Tuhan pun dijadikan alasan bahwa Tuhan tidak adil…....Masya Allah.....
Hei…sobat ….,berhentilah berdalih.....karena sobat dekat dari berdalih adalah sikap mengeluh. Berhentilah membuat alasan, berhentilah menjadi karyawan yang selalu mengeluh dengan gaji yang diterima dan mengeluh dengan kebijakan dan aturan yang ditetapkan perusahaan. Anak yang selalu menciptakan alasan atas kesalahan yang dilakukan, selalu mengeluh dengan keadaan fisiknya, kondisi ekonomi keluarga, fasilitas pendidikannya, dan semuanya. Itu semua hanyalah dalih dan cermin ketidak mampuan untuk bersukur.

Sembilan puluh sembilan persen dari semua kegagalan berasal dari
orang-orang yang punya kebiasaan berdalih.


Jika Anda ingin menciptakan kehidupan yang penuh keberhasilan, Anda harus memegang kendali hidup Anda. Mulai sekarang, berhenti berdalih, berhenti mengeluh, berhenti mengeluh atas kekurangan fisik Anda, berhenti mengeluh atas ketidakadilan yang terjadi dalam hidup Anda, berhenti menggunakan alasan mengapa Anda tidak bisa dan belum mendapatkan apa yang Anda impikan sampai saat ini, dan berhenti menyalahkan keadaan di luar diri Anda. Anda harus berjanji pada diri Anda, bahwa mulai saat ini, Anda berhenti melakukan semuanya itu selamanya. Tindakan berhenti menyalahkan adalah tanda bahwa Anda mengasihi diri Anda dan masa depan Anda.

Cobalah untuk berhenti sejenak dan renungkan apakah benar kita biasa berdalih, jka benar tuliskan dan katakan pada diri Anda kalimat ini: Saya bertanggungjawab atas hidup saya ! Harus ditanamkan dalam benak Anda, bahwa Andalah satu-satunya orang yang bertanggungjawab terhadap hidup Anda.

Kesuksesan adalah keputusan untuk mengubah hambatan menjadi kesempatan untuk meraih sukses. Mungkin salah satu hal yang menghambat Anda untuk meraih sukses karena Anda dipenuhi dengan berbagai macam dalih. Hentikan dalih Anda jika Anda ingin meraih keberhasilan.

Melepaskan Rasa Sakit Hati

By : Baehaqi
Quote:
Sebelum nya...ini bukan bermaksud untuk mengurui. ini dari beberapa artikel yang setidaknya sebagai penyemangat diri dan smoga bisa jadi bahan motivasi diri sendiri serta sekedar share buat yang baca, khususnya saya...
karena saya sadar...bukanlah orang yg sermpurna... smoga bermanfaat...
Dalam pergaulan sehari-hari wajar jika kita tidak selalu bersanding dengan kemesraan bersama teman-teman maupun keluarga, kerabat, kolega bisnis, dan lain sebagainya. Ada kalanya terjadi benturan kecil atau besar. Tak jarang kita juga bertemu dengan orang-orang yang bersikap negatif, misalnya senang menghina, ikut campur urusan pribadi, memotong pembicaraan, merusak kebahagiaan, menghancurkan impian, senang menertawakan merendahkan, dan lain sebagainya. Benturan-benturan maupun sikap negatif tersebut dapat menimbulkan sakit hati yang luar biasa.

Tidak semua orang di antara kita berjiwa besar untuk melepaskan sakit hati tersebut. Meskipun demikian, usahakan untuk melepaskan sakit itu secepat mungkin sebelum meracuni jiwa kita. Pengalaman di sepanjang hidup saya memberikan pelajaran berharga bahwa memelihara sakit hati hanya menimbulkan kerugian dan kesulitan belaka.

Sebuah kisah berikut ini mungkin dapat memberikan gambaran yang lebih jelas betapa tidak enaknya menyimpan rasa sakit hati. Dikisahkan tentang seorang guru yang memberikan tugas cukup unik kepada para anak didiknya untuk mata pelajaran budi pekerti. Hari itu siswanya di kelas 3 SD diminta untuk memasukkan kentang ke dalam sebuah kantong plastik, sesuai dengan jumlah orang yang tidak disukai. Jika siswa membenci banyak orang, maka semakin banyak pula kentang yang ia masukkan ke dalam plastiknya.

Tugas selanjutnya adalah para siswa diwajibkan membawa kentang-kentang tersebut ke mana pun mereka pergi selama satu minggu. Hari pertama, kedua dan ketiga para siswa masih belum banyak mengeluh. Tetapi menginjak hari ke-4 sampai hari ke-6, hampir seluruh siswa itu mengeluh, karena merasa sangat tersiksa membawa beban yang cukup berat apalagi kentang-kentang itu mulai membusuk dan berbau. Setelah satu minggu barulah kentang-kentang itu dilepaskan, murid-murid itu pun merasa sangat lega.

Kisah tersebut mengisyaratkan alangkah ruginya menyimpan rasa sakit hati terus-menerus. Salah satunya mungkin sakit hati itu menyebabkan tubuh kita menjadi cepat letih dan sakit. Selanjutnya, menyimpan rasa sakit hati dapat menghambat upaya kita mencapai tujuan-tujuan yang lebih tinggi dan usaha untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Sebaliknya, bila kita berbesar hati melepaskan sakit hati itu maka kita akan lebih mudah memetik manfaat darinya. Meskipun usaha itu tidak mudah, tetapi selama Anda berkemauan maka tidak akan ada yang sulit.


Semoga beberapa tips berikut ini memudahkan usaha Anda melepaskan diri dari rasa sakit hati.

• Jernihkanlah hati kita agar dapat memandang persoalan dengan jernih pula lalu koreksilah diri sendiri, bersihkan hati dari kotoran temasuk iri, dengki, sirik, pelit, culas, dan lain sebagainya. Pastikan bukan diri Anda sebenarnya yang keliru atau terlalu sensitif, sehingga orang lain berbuat sesuatu yang wajar saja tetapi bagi Anda sudah menyakitkan hati.

• Tersenyumlah tulus dan selalu menampilkan wajah ceria untuk melepaskan sakit hati terhadap orang yang sudah menyakiti hati Anda. Karena tanpa mereka sadari sebenarnya sikap buruk mereka justru mengasah hati nurani Anda semakin tajam. Anda sudah merasakan betapa tidak enaknya dihina, dihasut, difitnah, dimanfaatkan, dan lain sebagainya, sehingga Anda tidak akan berani melakukan sikap buruk yang sama. Secara tidak langsung mereka sudah menyebabkan kebaikan-kebaikan di dalam hati nurani Anda semakin indah terpancar dalam sikap maupun perbuatan Anda.

• Berusahalah bersikap manis sebagai bentuk terima kasih kepada orang yang sudah menyebabkan Anda sakit hati. Bagaimanapun juga, mereka sudah menginspirasi Anda untuk mendidik diri sendiri maupun keturunan Anda untuk tidak melakukan sikap serupa. Sehingga, diri Anda maupun keturunan Anda nanti lebih terkontrol untuk tidak berbuat sesuatu yang dapat menyakiti orang lain.

• Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa orang-orang yang sudah menyakiti hati Anda itu memiliki andil yang sangat besar membesarkan tekad dan kemampuan Anda. Mereka sudah membuat Anda memiliki pribadi yang kuat dan sabar. Sehingga, Anda tidak mudah goyah menghadapi situasi sesulit apa pun dalam upaya mengejar cita-cita dan menjadi orang yang hebat.

• Tumpahkan seluruh kekesalan dan kebencian pada selembar kertas lalu bakarlah..Anda harus bertekad bahwa kebencian Anda harus lenyap seperti hancurnya kertas itu dimakan api. Rubahlah kekecewaan dan kebecian menjadi semangat untuk memperbaiki keadaan.

Kesimpulannya bahwa solusi paling tepat untuk melepaskan sakit hati sebenarnya hanyalah mengubah api kebencian itu menjadi api semangat untuk berbenah diri. Lepaskanlah sakit hati agar langkah Anda semakin ringan untuk mengejar impian yang lebih besar dan berarti dalam hidup Anda. Melepaskan sakit hati memungkinkan Anda menjadi manusia lebih baik dan hebat.


Sembuhkan Sakit Hati



Hal paling utama adalah belajar memaafkan kesalahan orang lain. Karena memaafkan adalah hal paling baik dalam sebuah hubungan. Anda harus mempercayai diri sendiri agar merasa bebas berbuat.~M.Yusuf


Jangan bertanya bagaimana rasanya sakit hati. Jangan pula bertanya siapa yang membuat hati terasa pedih, perih, dan nyeri. Sulit diungkapkan, tapi sangat jelas menyayat dada bagian dalam.

Sakit hati adalah sakit dari segala sakit. Mungkin anda pernah mengalaminya. Sakit hati tidak selalu disebabkan oleh putus cinta, tetapi bisa juga disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan dengan teman atau anggota keluarga. Namun, sakit hati hampir sama rasanya dengan putus cinta, demikian juga dampaknya.

Siapa pun anda, pasti ingin dicintai, mencintai, dipercayai dan mempercayai orang lain. Tetapi, ketika sakit hati tiba, sulit bagi anda untuk kembali memaafkan dan mempercayai orang yang melakukannya. Bahkan anda mungkin merasa sulit untuk membuka hati dan perasaan kepada orang lain yang tidak tahu apa-apa.

Ini adalah dilema yang harus dihadapi. Terserah anda, memilih untuk berjalan sendiri atau melanjutkan hubungan setelah apa yang terjadi. Satu hal yang pasti, hidup akan terus berjalan dengan atau tanpa sakit hati.

Berdasarkan pengalaman beberapa sumber dapat disimpulkan bahwa belajar untuk membuka kembali hati, perasaan cinta dan rasa percaya kepada orang-orang yang pernah menyakiti anda, merupakan hal yang penting. Kenapa? Karena cepat atau lambat, setiap orang akan menyakiti dan disakiti hatinya.

Quote:

When you are hurt...you learn to hate...
On the other hand...when you hurt someone...
you are resented...But you start to feel guilty as well...
~Jiraiya Sensei

However, understanding such pain enables you to be kind to others...
knowing pain help you to grow up, to mature...
And grow up means being able to think and make one's decision on their own...
~Nagato

~Naruto Shippuden, Origin of pain eps.173
Oleh sebab itu, akan lebih baik apabila anda menyadari bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini yang luput dari sakit hati, termasuk anda. Tanpa bermaksud mengurangi rasa percaya kepada orang-orang yang anda cintai, ada baiknya anda menyadari bahwa siapa pun dia, teman biasa, sahabat, pacar atau keluarga dan sebaik apa pun dia, suatu saat nanti akan menjadi orang yang menyakiti anda – walaupun mungkin tidak disengaja.

Oleh sebab itu, ada baiknya apabila anda menganggap bahwa mereka tidak serius dengan ucapannya. Anda bisa menganggapnya angin lalu atau bisa mengatakan kepada diri bahwa perbuatan mereka sebenarnya tidak ditujukan kepada anda. Cuek saja, jangan dimasukkan ke hati.

Belajar untuk bertanggung jawab dan menghargai orang lain juga sangat penting. Coba bertanya pada diri, apa yang tidak diinginkan dalam hubungan anda, apa yang bisa membuat anda sakit hati, dan apa yang anda ingin orang lain lakukan. Buatlah daftarnya dan coba utarakan hal itu kepada orang-orang di sekitar anda. Apabila anda sakit hati lagi, tidak hanya mengingat cara mengatasi sakit hati terdahulu, tetapi mencoba keluar dari masalah dan melupakannya dengan cepat. Hal ini akan sangat membantu. Apabila perlu, hang-out bersama teman-teman dan alihkan perhatian kepada pekerjaan atau olah raga.

Anda juga perlu mengetahui bahwa kata kunci untuk menyelamatkan diri dari sakit hati adalah bukan percaya kepada orang lain tetapi percaya kepada diri sendiri dan perasaan anda. Ingatlah bahwa tidak ada jaminan orang lain tidak akan menyakiti perasaan anda. Berusahalah menjadi orang baik, sopan, bijak, peduli kepada orang lain dan dapat dipercaya.

Untuk menjadi itu semua, tentu saja anda harus dapat mempercayai diri sendiri agar anda merasa bebas berbuat dan menentukan hubungan. Berkomunikasi secara efektif dan lugas sangat penting. Ungkapkan perasaan anda, apa yang disukai dan apa yang dibenci. Hal itu sangat membantu orang lain mengerti anda dan berusaha untuk tidak melakukan tindakan yang mungkin bisa menyakiti hati anda.

Belajar mempercayai opini sendiri mengenai diri, tindakan dan perbuatan anda adalah lebih penting dari mempercayai opini orang lain. Bisa jadi anda justru bertambah sakit hati dengan opini mereka. Belajarlah untuk percaya dan hargai diri anda sendiri.

Hal paling utama yang harus anda lakukan adalah belajar memaafkan kesalahan orang lain karena memaafkan adalah hal paling baik dalam sebuah hubungan. Dan teruslah selalu berpikir positif terhadap suatu kritik/tindakan orang lain yang mungkin bisa menyebabkan anda sakit hati, karena pikiran positif akan membuat sakit hati menjadi normal kembali.

Belajar Menikmati Kebahagiaan Hidup

By : Baehaqi
Ada 5 hal yang bisa kita hindari, dimana kalau kita melakukan kita bisa setidaknya mendapat kebahagiaan hidup...

1. Berhenti berandai.
Anda berandai-andai, kalau setelah mencapai sesuatu anda akan bahagia. Anda baru merasa bahagia, setelah anda menjadi manager. Padahal setelah jadi manager, anda bertambah sibuk. Waktu pribadi anda berkurang.

“Saya akan bahagia, kalau jadi direktur”. Atau berlanjut, dirjen, menteri, presiden dan seterusnya. Anda terlalu obsesi, “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”. Padahal yang terjadi, “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang entah kapan.”
Kebahagiaan anda letakkan di waktu yang jauh. Padahal, sebenarnya kebahagiaan itu sudah bisa anda nikmati sekarang. Sudah dekat, yakni di sini!

2. Mengejar kebahagiaan justru membuat tak bahagia.
Anda yakin bahwa anda akan bahagia bila semua keinginan anda terpenuhi. Padahal waktu memburu keinginan itu, anda menjadi tegang, cemas, frustasi, gelisah dan takut. Kalaupun keinginan anda terwujud, yang sering terjadi hanya membawa kesenangan dan kegembiraan sesaat. Itu tak sama dengan kebahagiaan.

3. Selalu membandingkan dengan orang lain.
Ini seperti kasus teman saya di atas. Melihat temannya bergaji lebih tinggi, dia tak mau kalah. Karena dia merasa sama bahkan mungkin lebih tinggi dari temannya. Padahal antara manusia satu dengan manusia lain, berbeda pula keadaannya. Dan yang kita lihat hanyalah ‘kulit luarnya’.

Kita tak tahu, apakah dengan gaji besar, dia menjadi makmur atau malah justru pengeluarannya lebih banyak. Kita tak tahu. Berhentilah membandingkan dengan orang lain.

4. Melihat pada apa yang tidak dimiliki.
Ini seperti pepatah kuno, “berharap elang di atas, burung punai di tangan dilepaskan”. Anda mungkin sudah memiliki pekerjaan yang mapan dan rumah yang layak. Tapi anda berusaha mengejar rumah yang lebih besar dan mewah, mobil yang lebih bagus dan bermerk, peralatan keren dan mahal dan sebegainya.

Pikiran anda dipenuhi keinginan benda-benda yang anda kira dapat membahagiakan. Padahal, anda tidak bahagia, karena lebih memusatkan perhatian pada segala hal yang tidak anda miliki. Dan bukannya pada apa yang anda miliki sekarang.

5. Ingin mengubah orang lain.
Anda percaya, anda dapat bahagia bila situasi dan orang-orang sekitar anda sesuai dengan keinginan anda. Anda tak bahagia karena pasangan, anak, tetangga, teman kantor, atasan bersikap tidak seperti yang anda inginkan.

Sadarilah, mengubah orang lain sangatlah sulit. Dan haknya mereka untuk bersikap demikian. Bukannya berarti anda boleh berhenti mengubah orang lain. Teruskanlah, anda berusaha mengubah orang lain.

Tapi jangan tempatkan kebahagiaan anda pada perubahan orang itu. Jangan biarkan lingkungan dan orang-orang di sekitar Anda membuat anda tak bahagia. Kalau anda tak dapat mengubah mereka, yang perlu anda ubah adalah diri anda sendiri. Paradigma anda.~M.Yusuf

Membangun Motivasi Dalam Diri

By : Baehaqi
Tujuan hidup hanya bisa diraih jika memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Sayangnya anda tak tahu pasti bagaimana membangun motivasi di dalam diri sendiri. Berikut tips membangun motivasi diri.~M.yusuf

Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apa pun, sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri.

Bahkan, mungkin anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal, sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya…? coba simak kiat berikut ini:

Ciptakan Sensasi
—————-
Ciptakan sesuatu yang dapat ‘membangunkan’ dan membangkitkan gairah anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memang semangat anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan kemarin.

Kembangkan Terus Tujuan Anda
—————————-
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal, guna meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih besar untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup anda.

Tetapkan Saat Kematian
———————-
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan anda. Sejak anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan ‘ajal’ anda sudah dekat, maka akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup anda.

Tinggalkan Teman yang Tidak Perlu
———————————
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapa pun teman anda, seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah, bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda berpikir optimis pula. Bersama mereka, hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.

Hampiri Bayangan Ketakutan
————————–
Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya, selama ini anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.

Ucapkan ‘Selamat Datang’ pada Setiap Masalah
——————————————–
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat, anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak, dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya.

Jika anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya, bila anda selalu siap menghadapi setiap masalah, maka anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan anda.

Mulailah dengan Rasa Senang
—————————
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah merasa ‘tidak suka’, maka rasanya, motivasi hidup tidak akan pernah anda miliki.

Berlatih dengan Keras
———————
Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya, tidak ada yang tidak dapat anda raih jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih, semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.

Kesimpulannya, motivasi adalah ’sesuatu’ yang dapat menumbuhkan semangat anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang kuat di dalam diri sendiri, anda akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga andapun tidak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup anda..

Kekuatan Kata-Kata Semangat

By : Baehaqi
Sekelompok penyadap getah tergesa-gesa kembali ke desanya. Selain sudah cukup mendapatkan getah dari hutan, hujan turun deras terus-menerus. Mereka takut tidak dapat pulang karena satu-satunya jembatan yang ada sering terendam kalau hujan deras. Padahal sungainya sangat lebar. Dan tak mampu kalau berenang menyeberanginya apalagi kalau arusnya deras.


Ternyata jembatan itu belum terendam, namun di bawahnya arus sungai sangat deras. Dengan hati-hati mereka menyeberang. Namun malang 2 orang di antara mereka tergelincir dan jatuh ke sungai. Untunglah mereka sempat berpegangan pada balok kayu yang hanyut.


Melihat situasi seperti itu, teman-teman yang selamat di atas jembatan berteriak-teriak agar mereka menyerah saja. Berdoa dan meminta ampun kepada Yang Maha Kuasa. Mumpung ada kesempatan. Mereka sendiri tak bisa menolongnya, karena resikonya sangat besar.


Namun 2 orang ini mengacuhkannya. Mereka berjuang untuk ke tepian. Karena dalamnya dan derasnya sungai, mereka berkali-kali gagal. Tapi mereka tetap nekat dengan mengerahkan segala kemampuannya untuk selamat. Tapi lagi-lagi gagal. Yang selamat tetap berteriak agar mereka menyerah dan berdoa saja. Kans selamatnya kecil.


Akhirnya salah 1 dari 2 orang tadi putus asa dan mendengarkan teriakan teman-teman yang di atas jembatan. Akhirnya dia tewas dan terseret arus yang deras. Sedang yang satunya semakin gigih berjuang untuk selamat. Sekali lagi teman-temannya yang selamat berteriak untuk menyerah saja. Namun orang ini tidak menyerah bahkan lebih bersemangat lagi untuk selamat. Akhirnya dia berhasil selamat dan menepi di pinggir sungai.


Setelah beristirahat sejenak, yang selamat bertanya, “Apa kamu tak mendengar teriakan kami?” “Apa?” tanyanya lagi minta diulang pertanyaan mereka. Lalu dia membaca gerakan bibir orang lain yang bertanya kembali. Karena dia tuli. “Oh aku tak sempat melihat gerakan bibir kalian. Tapi saya pikir kalian semua memberi semangat untuk berusaha keras agar selamat.” Akhirnya mereka sadar bahwa teriakan-teriakan mereka dianggap telah memberikan semangat padanya.


~~~


Hikmah yang bisa dipetik dari cerita ini:


1. Kekuatan sukses atau gagal bahkan hidup atau mati ada di kata-kata. Kekuatan kata-kata yang diberikan pada seseorang yang sedang ‘jatuh’ justru membuat seseorang bangkit dan bersemangat kembali menjalani hidupnya sehari-hari.


2. Kata-kata yang ‘buruk’ yang diberikan pada seseorang yang sedang ‘jatuh’ dapat ‘membunuh’ mereka.Hati hatilah dengan apa yang anda diucapkan. Suarakan ‘Kata-kata kehidupan’ pada mereka yang sedang menjauh dari jalur hidupnya. Kadang-kadang memang sulit dimengerti bahwa ‘kata-kata kehidupan’ itu dapat membuatnya berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan.


Semua orang dapat mengeluarkan ‘kata-kata kehidupan’ untuk membuat rekan dan teman atau bahkan kepada yang tidak kenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaanya, kejatuhannya dan kemalangannya.


~~~
Sungguh indah apabila kita dapat meluangkan waktu kita untuk memberikan ‘kata-kata kehidupan’ bagi mereka yang sedang putus asa dan disaat "jatuh"

Kenapa Tuhan "Menyusahkan" Kita --- Pelajaran Dari Seekor Kupu-Kupu

By : Baehaqi
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu yang sudah mempunyai lubang kecil dan terlihat calon kupu-kupu yang berjuang keluar. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam. Calon kupu-kupu yang ada di dalam kepompong itu berhenti membuat kemajuan, dalam anggapan orang itu, kelihatannya si kupu-kupu telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.


Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantu calon kupu-kupu itu dengan mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu sehingga kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil dengan sayap-sayap yang mengkerut.


Orang tersebut terus mengamati kupu-kupu itu dengan harapan pada suatu saat sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya yang mungkin akan berkembang. Namun, seiring berjalannya waktu, semua yang diharapkan tidak pernah terjadi. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak di sekitarnya tetap dengan tubuh gembung dan sayap-sayap yang mengkerut.


Rupanya, kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sehingga dapat mengembang dan dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan setelah keluar dari kepompong. Namun, kebaikan dan ketergesaan seseorang telah memusnahkan kemampuan kupu-kupu itu untuk terbang.




Makna nya :
Kadang-kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak akan menjadi sekuat yang kita mampu dan kita tidak akan pernah dapat "TERBANG".


Maka kita perlu mengatakan :


Saya memohon kekuatan...
dan Tuhan memberi saya kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat...


Saya memohon kebijakan...
dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan...


Saya memohon kemakmuran...
dan Tuhan memberi saya otak dan tenaga untuk bekerja...


Saya memohon keteguhan hati...
dan Tuhan memberi saya bahaya untuk diatasi...


Saya memohon cinta dan kebaikan hati...
dan Tuhan memberi saya orang-orang yang bermasalah untuk ditolong...


Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta,
tapi dengan pasti memberikan yang terbaik untuk kita...
Maka berpasrahlah senantiasa kepada Tuhan...


Terus selalu berusaha dan senantiasa berdoa...serta hendaknya jangan melupakan akan nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan...
d^^b




credit by:-=Amaterasu=-

- Copyright © [Haqi Baehaqi] - Baehaqi - Powered by Blogger - Designed by Baehaqi Alanawa -