Pengenalan Batterai ACCU
By : Baehaqi
Baterai adalah alat
elektro kimia yang dibuat untuk mensuplai litrik ke sistem starter mesin,
sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen kelistrikan lainnya. Alat ini
menyimpan listrik dalam bentuk energi kimia, yang dikeluarkannya bila
diperlukan dan mensuplainya ke masing-masing system kelistrikan atau alat yang
memerlukannya. Karena di dalam proses baterai kehilangan energi kimia, maka
alternator mensuplainya kembali ke dalam baterai. Baterai menyimpan listrik
dalam bentuk energi kimia.
Pada kendaraan
secara umum baterai berfungsi sebagai
sumber energi listrik pada kendaraan,
namun bila kita amati lebih
detail maka fungsi baterai adalah:
1)
Saat mesin mati sebagai sumber energi untuk menghidupkan asessoris, penerangan, dsb.
2)
Saat starter untuk mengidupkan sistem starter
3)
Saat mesin hidup sebagai stabiliser
suplai listrik pada kendaraan, dimana pada saat hidup energi listrik bersumber
dari alternator.
Konstruksi
Di dalam baterai terdapat elektrolit asam sulfat,
elektroda positif dan negative dalam bentuk plat yang terbuat dari timah, karena itu baterai
sering disebut baterai timah. Baterai terdiri dari beberapa komponen antara lain: Kotak baterai, terminal
baterai, elektrolit baterai,
lubang elektrolit baterai, tutup baterai dan sel baterai. Dalam satu baterai terdiri dari beberapa sel baterai, tiap sel menghasilkan tegangan 2 - 2,2 V.
Baterai 6 V terdiri
dari 3 sel, dan baterai 12 V mempunyai 6 sel baterai yang dirangkai secara seri.
Tiap sel baterai
mempunyai lubang untuk mengisi elektrolit baterai, lubang
tersebut ditutup dengan
tutup baterai, pada tutup
terdapat lubang ventilasi
yang digunakan untuk mengalirkan uap dari
elektrolit baterai. Tiap sel baterai
terdapat plat positip,
saparator dan plat negatip,
plat positip berwarna coklat gelap (dark brown) dan plat negatip berwarna abu-abu
metalik (metallic gray).
Gambar. Konstruksi Baterai
Elektrolit Baterai
Elektrolit baterai merupakan campuran
antara air suling
(H2O) dengan asam sulfat (SO4), komposisi campuran adalah 64 % H2O dan dan
36 % SO4. Dari campuran
tersebut diperoleh elektrolit
baterai dengan berat jenis 1,270.
Gambar. Komposisi elektrolit baterai
Kotak Baterai
Wadah yang menampung
elektrolit dan elemen baterai disebut kotak baterai. Ruangan didalamnya dibagi menjadi ruangan
sesuai dengan jumlah selnya. Pada kotak baterai terdapat garis tanda upper
level
dan lower level , sebagai
indicator jumlah elektrolit.
Sumbat Ventilasi
Sumbat ventilasi ialah tutup untuk lubang pengisian
elektrolit. Sumbat ini juga berfungsi untuk memisahkan gas hidrogen (yang
terbentuk saat pengisian)
dan uap asam sulfat di dalam baterai
dengan cara membiarkan
gas hidrogen keluar lewat lubang ventilasi,
sedangkan uap asam sulfat mengembun
pada tepian ventilasi dan
menetes kembali ke bawah.

Gambar. Kotak dan sumbat baterai
Reaksi Kimia pada Baterai
Baterai merupakan pembangkitan listrik
secara kimia.
Listrik dibangkitkan akibat reaksi kimia antara plat positip, elektrolit baterai dan plat negatip. Saat baterai dihubungkan dengan sumber listrik
arus searah maka terjadi proses pengisian (charge). Proses tersebut secara kimia dapat dirumuskan sebagai berikut:
Plat (+) + Elektrolit + Plat (-) Plat
(+) +
Elektrolit + Plat (-)
Saat sistem starter berfungsi maka energi listrik yang tersimpan di baterai akan mengalir ke beban, proses ini sering disebut proses
pengosongan (discharge). Proses pengosongan secara kimia dapat dirumuskan sebagai berikut:
Plat (+) + Elektrolit
+ Plat (-) Plat (+)
+ Elektrolit +
Plat (-)
Dari reaksi kimia tersebut terdapat perbedaan elektrolit baterai saat kapasitas baterai penuh dan kosong, dimana saat baterai penuh elektroli terdiri dari 2H2SO4, sedangkan saat kosong elektrolit batarai adalah 2H2O.
Gambar. Proses pengisian dan pengosongan baterai
Rating Kapasitas Baterai
Energi yang tersimpan dalam baterai harus cukup kuat untuk starter, untuk itu baterai harus terisi penuh. Kapasitas baterai
menunjukkan jumlah listrik yang disimpan baterai
yang dapat dilepaskan sebagai sumber listrik.
Kapasitas baterai dipengaruhi oleh ukuran plat,
jumlah plat, jumlah sel dan jumlah
elektrolit baterai. Terdapat 3 ukuran
yang sering menunjukkan kapasitas baterai,
yaitu:
1) Cranking Current Ampere (CCA)
2) Reserve
Capacity
3) Ampere
Hour Capacity (AH)
1. Cranking Current Ampere (CCA)
Kapasitas baterai tergantung pada bahan plat yang bersinggungan dengan larutan elektrolit, bukan hanya jumlah plat tetapi besar ukuran (luas permukaan singgung)
pada plat yang akan menentukan kapasitasnya. The Internasional standard memberikan nilai untuk capasitas baterai
dengan Reserve Capacity
Kapasitas layanan adalah
banyaknya waktu dalam menit pada baterai yang diisi penuh dapat memberikan arus sebesar 25 ampere
pada 27 derajat Celsius setelah sistim pengisian
dilepas. Tegangan
tidak boleh turun dibawah 1.75 volt per sel (10.5 volt total untuk
baterai 12 volt).
2. Ampere Hour Capacity (AH)
Kapasitas baterai adalah banyaknya arus pada baterai yang diisi penuh
dapat menyediakan
arus selama 20 jam pada
27 derajat
Celsius, tanpa penurunan
tegangan tiap sel dibawah 1.75 volt. Sebagai contoh: Sebuah Baterai yang secara
terus
menerus mengalirkan 3 ampere untuk
20 jam dinilai memiliki 60 AH.
Rumus menentukan kapasitas baterai adalah:
3. AH = A (amper) x H (Jam)
JIS mendefinisikan kapasitas
baterai sebagai jumlah listrik yang
dilepaskan sampai tegangan
pengeluaran akhir menjadi 10,5 V dalam 5 jam. Sebagai
contoh baterai dalam
keadaan terisi penuh dikeluarkan muatannya secara terus menerus 10 A selama 5 jam sampai mencapai tegangan
pengeluaran akhir (10,5 V). Maka kapasitas
baterai ialah 50 AH (10 x 5 jam) 1 oC
Stiker Spesifikasi Baterai
Baterai otomotif yang baru memiliki striker yang ditempelkan untuk memberikan informasi tentang spesifikasi baterai tersebut, salah satu
model stiker baterai seperti tampak dibawah ini
Gambar. Spesifikasi baterai
Pada stiker di gambar di atas menunjukkan nomer kode area yaitu
N57. Baterai tersebut memiliki 11 plat per sel dengan nilai 380 Cold Cranking Ampere dan tegangan
baterai yang dihasilkan adalah 12 volt.
Keselamatan Kerja Saat Menguji Baterai
Sebelum melaksanakan pengujian tersebut perlu diperhatikan masalah keselamatan kerja. Hal-hal tersebut antara lain:
- Baterai pada umumnya berukuran besar dan berisi larutan asam sulfat, oleh karena itu harus hati-hati
jangan sampai cairan
baterai mengenahi pakaian, kulit
maupun kendaraan.
- Saat melepas baterai untuk menguji baterai perlu diperhatikan keamanan awal
yang diperlukan untuk
menghindari pemakai atau kerusakan alat elektronik akibat pelepasan baterai.
- Gunakan alat pelindung atau
alat pengaman, termasuk pemakaian alas kaki yang
sesuai dan pelindung mata
- Putuslah hubungan kabel baterai pada saat andaakan
memperbaiki beberapa bagian dari suatu sistem
rangkaian kelistrikan.
- Lepas hubungan terminal baterai ke ground terlebih dahulu, karena bila melepas terminal positip akan kemungkinan terjadi hubungan.
- Ingatlah baterai mudah menimbulkan arus energi listrik pada tenggang tinggi,
sehingga jam tangan logam perhiasan dan gelang sebaiknya tidak dikenakan pada saat anda bekerja dengan
baterai.
- Gas yang keluar dari bagian atas sel baterai
selama proses
pengisisan dan pengosongan bersifat mudah meledak, jangan menyalakan korek
atau merokok dekat lokasi pengisian baterai.
- Sebelum menghubungkan pengisian baterai, kedua terminal
baterai positif dan
negatif harus dilepaskan dari sistem rangkaian elektronik.
- Pada saat melakukan pengisian baterai, anda membutuhkan
udara yang bersih dan ventilasi
udara yang bebas dari bunga api atau
kemungkinan terjadi kebakaran.
- Apabila baterai anda
memiliki lubang ventilasi pengaman jangan
buka tutup penyumbatnya ketika melakukan proses pengisian,
bila baterai anda
tidak memiliki lubang pengaman, bukalah tutup penyumbatnya agar
gas hodrogen yang dihasilkan pada saat
proses pengisian dapat keluar.
- Jangan melepas atau menghubungkan terminal baterai saat alat pengisian bekerja.ini akan menyebabkan munculnya bunga api dan menyalakan/membakar gas hidrogen yang ada dalam baterai.
Gambar. Tanda
peringatan dilakasi yang menagani baterai
- Jangan meniup baterai dengan aliran udara, compresor udara dapat membuka tutup sel dan menyebarkan larutan elektrolit ke tubuh
anda.
- Untuk
mencegah yang aman, jangan salah memasang posisi
terminal baterai, ini akan membalik polarisasi dan
mengakibatkan rusaknya alternator dan sistem elektronik yang
mempergunakan semikonduktor.
- Untuk pencegahan, jangan
salah memasang posisi
terminal baterai, ini akan membalik polarisasi arus yang akan merusak
alternator dan sistem
kelistrikan yang menggunakan semi konduktor
Pertolongan Pertama
Asam sulfat, merupakan bahan elektrolit aktif pada baterai, yang bersifat
sangat korosif/merusak. Ini dapat menyebabkan kerusakan pada semua bahan yang dikenainya. Ini akan menyebabkan keracunan atau luka bakar yang serius bila terkena kulit, dapat juga mengebabkan kebutaan bila mengenai
mata. Bila cairan asam baterai
mengenai kulit anda:
1. Basuhlah kulit anda dengan air yang bersih
2. Basuhlah berulang-ulang kurang lebih 5
menit, ini akan melarutkan asam pada air tersebut.
3. Bila Cairan asam mengenai mata anda, basuhlah mata anda dengan air berulang-ulang, dan segera pergi ke dokter.
4.
Larutan elektrolit juga berbahaya pada cat kendaraan, pada kasus lain larutan elektrolit
dapat menetesi cat, usaplah dengan air yang banyak.
Tag :
Otomotif,
About me
By : BaehaqiIm just only new blogger who create something new that people can read and useful to the others. i like traveling, bodyfit & taking some picture.
Love myself I do. Not everything, but I love the good as well as the bad. I love that I have learned to trust people. I am proud of everything that I am and will become.
I am determined to be cheerful and happy in whatever situation I may find myself. For I have learned that the greater part of our misery or unhappiness is determined not by our circumstance but by our disposition.
I try to keep it real and being my self. I don't have time to worry about future, enjoy every moments and take it flows.
Tag :
About me,
Tutorial Menyolder dan Desoldering
By : Baehaqi
Video Tutorial ini merupakan gabungan dari beberapa sumber yang telah dipilih dan dikemas menjadi suatu video yang mudah-mudahan dapat lebih mudah untuk dimengerti.
Untuk selengkapnya Anda dapat melihat pada video dibawah...
Pada video ini akan menjelaskan tentang cara menyolder dan juga cara menghilangkan hasil bekas solder (Desoldering)
Tutorial bagian 1 :
Pada Tutorial ini terdapat lima langkah sederhana didalam menyolder, yaitu :
1. Memanaskan solder
2. Set tempat untuk menyolder yang nyaman dan stabil untuk menyolder
3. Bersihkan mata solder sebelum digunakan
4. Proses menyolder
5. Mengecek hasil solder
Tutorial Bagian 2 :
Cara Desoldering atau membuang serta membersihkan timah hasil solder.
Desoldering ini berguna untuk tindakan perbaikan, penyelamatan
suatu rangkaian atau mengganti komponen.
Terdapat materi lainnya seperti pengenalan komponen elekronika dasar yang juga dikemas didalam aplikasi android yang dapat anda unduh atau download secara gratis
Silahkah klik download disini >>
https://play.google.com/store/apps/details?id=appinventor.ai_baehaqi_alanawa.Elektronika_Dasar&hl=en
Tag :
Elektronika,
Video Tutorial,
Sejarah Singkat Android
By : Baehaqi
Android adalah sebuah sistem operasi
untuk perangkat mobile berbasis linux
yang mencakup sistem operasi, middlewar
dan aplikasi. Android menyediakan platform
terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka. Awalnya Google
Inc. Membeli Android yang merupakan pendatang baru yang membuat piranti lunak
untuk ponsel atau smartphone[1].
Tidak hanya menjadi sistem operasi di smartphone,
saat ini Android menjadi pesaing utama
dari Apple pada sistem tablet PC. Pesatnya pertumbuhan Android karena Android
itu sendiri adalah platform yang
sangat lengkap, baik itu sistem operasinya, Aplikasi, dan Tool pengembangan, Market aplikasi Android serta dukungan yang
sangat tinggi dari komunitas Open Source
didunia, sehingga Android terus berkembang pesat, baik dari segi teknologi
maupun dari segi jumlah device yang
ada di dunia..
Daftar
Versi Android
Gambar Daftar Versi Android
Sejak April 2009, versi Android
dikembangkan dengan nama kode
yang dinamai berdasarkan makanan pencuci mulut dan penganan manis. [1]
Pada tanggal 3 September 2013, Google
mengumumkan bahwa sekitar 1 miliar perangkat seluler aktif di seluruh dunia
menggunakan OS Android Pembaruan utama terbaru versi Android adalah Jelly Bean
4.3, yang dirilis untuk perangkat komersial pada tanggal 24 Juli 2013 melalui
pembaruan OTA.[2]
Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut
(1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo
(2.2–2.2.3), Gingerbread (2.3–2.3.7),
Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4), Jelly Bean (4.1–4.3) dan seiring berkembang dengan pesatnya system operasi
Android hingga saat ini di akhir tahun 2013 sistem operasi Android mengeluarkan
versi keluaran terbaru yaitu diberi dengan nama KitKat
(4.4+). Versi Android diawali dengan dirilisnya Android beta pada bulan November 2007. Versi
komersial pertama, Android 1.0, dirilis pada September 2008. Android
dikembangkan secara berkelanjutan oleh Google dan Open Handset Alliance (OHA), yang telah merilis sejumlahpembaruan sistem operasi ini sejak dirilisnya versi awal.
Sejak April
2009, versi Android dikembangkan dengan nama kode yang dinamai berdasarkan makanan
pencuci mulut dan penganan manis. Masing-masing versi dirilis sesuai urutan
alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo (2.2–2.2.3),
Gingerbread (2.3–2.3.7), Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4),
Jelly Bean (4.1–4.3), KitKat (4.4+), Lollipop (5.0+), Marshmallow (6.0)Pada
tanggal 3 September 2013, Google mengumumkan bahwa sekitar 1 miliar perangkat
seluler aktif di seluruh dunia menggunakan OS Android.[1]
Android pun di
gosipkan akan Membuat pembaruan untuk versi 7.0 Dengan nama Nuttela.
Gambar
Masing-masing Versi Android
The Dalvik Virtual Machine (DVM)
Gambar Java dan Android Dari Perspektif Aplikasi
Perlu digaris bawahi pula bahwa Dalvik VM mempunyai
perbedaan yang signifikan dengan Java VM standard, terutama dalam hal pustaka
dan format byte-code. Layanan-layanan yang disediakan oleh sistem kemudian
dikemas sebagai Java API (Application
Programming Interface) yang intuitif dan ditempatkan pada lapis kerangka
kerja aplikasi (appllication framework).
Framework aplikasi meliputi layanan-layanan untuk panggilan (telepon), web,
WIFI, Bluetooth, media, kamera, SMS, layanan lokasi dan lain-lain.[4]
2.2.4 Fitur Android
Beberapa fitur-fitur Android yang
penting adalah : [5]
·
Framework
Aplikasi
yang mendukung penggantian komponen dan reusable.
·
Mesin Virtual
Dalvik dioptimalkan untuk perangkat mobile.
·
Integrated
browser berdasarkan engine
open source WebKit.
·
Grafis yang di optimalkan dan di dukung
oleh library grafis 2D, grafis 3D,
berdasarkan spesifikasi Open GL ES 1,0 (Opsional Akslerasi Hardware).
·
SQLite untuk penyimpan data.
·
Media Support yang mendukung audio, video dan
gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF). GSM Telephony (tergantung hardware).
·
Bluetooth,
EDGE,
3G, dan Wifi (tergantung hardware)
·
Kamera, GPS, kompas dan accelerometer (tergantunghardware)
Lingkungan
Development yang lengkap dan kaya
termasuk perangkat emulator, tools, untuk
debugging, profil dan kinerja memory
dan plugin untuk IDE Eclipse.
[2]
Dikutip dari http://phandroid.com/2013/09/03/android-device-activations-1-billion/. tanggal 4-11-2014
pukul 06.20
WIB
[5]
Safaat N, Nazaruddin. Android
Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. (Bandung, 2012), h.5.
[1]
Safaat N, Nazaruddin. Android
Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis Android. (Bandung, 2012), h.1.
Tag :
Android,
Aplikasi Android Elektronika Dasar
By : BaehaqiAplikasi Elektronika Dasar
Aplikasi Pengenalan Komponen Dasar Elektronika merupakan aplikasi yang berisi tentang pengenalan komponen dasar elektronika yang berasal dari sumber materi-materi pilihan diharapkan dapat membantu didalam proses pembelajaran.
Berisi tentang pengenalan komponen dasar elektronika yang berasal dari sumber materi-materi pilihan seperti :
1. Materi Utama : Pengenalan Resistor, Kapasitor, Induktor, Relay, Trafo, Transistor, Dioda dan IC (Integrated Circuit)
2. Simbol-simbol Dasar Elektronika
3. Simulasi Rumus : Hukum Ohm & Transformasi Star~Delta. serta materi akan diperbarui seperti Resistor Calculator dan Kapasitor Calculator
4. Peralatan Ukur : Pengenalan dasar Multimeter dan Osiloskop
5. Peralatan Tangan
6. Kamus Elektronika
7. Video Simulasi : Tutorial cara menyolder dan desoldering
8. Latihan Soal
Aplikasi ini akan selalu diperbarui isi dari konten materi, Anda dapat mengirimkan saran dan kritik yang terdapat pada fitur aplikasi demi kemajuan dan kelengkapan isi materi yang disajikan.
Untuk fitur pembaruan berikutnya akan membahas tentang rangkaian dasar elektronika, penederhanaan rangkaian seri-paralel dan sebagainya












"Elektronika Dasar"
Dengan nama developer Aplikasi : Baehaqi Alanawa
File Size : 46 Mb (versi 1.0)
atau kunjungi link dibawah ini via website google playstore
Tag :
Android,
Elektronika,





















